Demi Lovato – Warrior (LIVE Speech)

DEMI LOVATO (yoanmaukar.wordpress.com)

“I usually talk about my past, or my journey and my story.
But I feel to not talk about it anymore.
Because, I feel like if you spend your time talking about the past for too long,
you start living in it.
And there’s no room to grow and move forward.” – DEMI LOVATO

I quote this from her speech before she sang one of her song “Warrior“.. Which one of my favorite from hers.. For me, she’s inspirational as always..

Travel Enthusiast (愛旅行的人) – Angela Zhang (張韶涵) [Lyric]

Travel Enthusiast (愛旅行的人)Angela Zhang (張韶涵) [Lyric]

有時候悶得寧願我 能完全隱形
Sometimes frustration gets to me, I wish I could be invisible
溝通並不代表 就能去澄清
Communication doesn’t always lead to clarification
遼闊的世界人和人 都有各自的邏輯
Everything and everyone has their own logic in this wide world
不想說服什麼人 更不想改變我自己
Don’t want to convince anyone, no intention of changing myself either
有緣份就談心 沒默契就別矯情
If we click we’ll get along, If not, don’t pretend
若個性決定命運 用微笑回應
If personality defines fate, respond with a smile
走過的每個風景 留下一些回憶
Every scenery remains some memory
有的晴朗了心情 也有的是嘆息
Some lighten up the hearts, some are depressing

熱愛旅行的人 總有某種純真
Those who love to travel tend to possess purity
不怕雨雪風塵 有忘了痛苦的天份
Unaffected by rain and storm, gifted with the ability to forget pain
黑夜等我的燈 就像燦爛星辰
Darkness awaits my light, like the shiny stars
讓勇氣溫暖到沸騰 不再是孤獨靈魂
Warm up courage untill it’s boiled, no longer a wandering soul

沿路蒐集來的紀念品 擁有特殊的魔力
Souvenirs that are picked up along the journey hold special magic
放在手心看著 情緒最終會平靜
Hold one in the palm and gaze at it, the heart will eventually be calm
忍不住要佩服自己 有過這許多經歷
Can’t help admiring myself for possessing so many experiences
還相信有一個天堂 許的願望會降臨
I still believe there’s a heaven that grants my wish

從飄雪的山林 來到熱帶的雨林
From the snowing forrest to the rain forest
我看過美麗夕陽 還是愛黎明
I’ve seen beautiful sunsets but still love the sunrise
等待著從漆黑裡看太陽閃耀走近
Waiting in the darkness for the sun to rise gloriously
對今天感到好奇 用全新的情緒
Face today with curiousity using a brand new feeling

熱愛旅行的人 內心總有回聲
Those who love to travel have a voice from their hearts
喊著為夢奔走 能夠讓生命變豐盛
That screams, chasing dreams will make lives richer
最酸澀的淚痕 最甜蜜的笑聲
The most bitter tears and the sweetest laughter
編輯成最美的繪本 去永恆精彩過程
Create the most fascinating picture books that eternalize the journey
就算開窗會飄點雨 我寧願雨淋
Even if rain falls in with the window open, I’d rather get wet
不想緊閉自己 沒空氣呼吸
Don’t want to enclose myself, with no air to breath

My Tears (我的眼淚) – Angela Zhang (張韶涵) [Lyric]

My Tears (我的眼淚)Angela Zhang (張韶涵) [Lyric]

看著心 在粉碎 卻忘了我 該拒絕
Watching my heart being shattered, I forgot I could have refused
這個世界 總是有 我跨越不了的界限
The world is full of boundaries I cannot escape

愛我的遺憾和後悔
Embrace my regrets
感謝誤解將我痛快擊潰
Appreciate the misunderstandings that got me destroyed
讓我掙扎蛻變 磨練出燦爛堅決
and transformed my struggles into glory and strength

這是我的眼淚 我知道我不完美 Oh~
These are my tears, I know I’m not perfect
每段故事的結尾 總是陪伴我入睡 讓我記得我是誰 Oh~ Oh~
Each ending of a story accompanied me to sleep so I remember who I am
在靈魂 紋上火焰 把謊言 燃燒成灰
Engrave a flame on the soul, burn the lies into ashes
穿越過了 絕望頹廢 擁抱傷痕留給我的體會
I passed through despair and embraced the bruises that made me realize
讓我燦爛堅決
and made me strong
這是我的眼淚 我知道我不完美 Oh~
These are my tears, I know I’m not perfect
每段故事的結尾 總是陪伴我入睡 讓我記得我是誰 Oh~ Oh~
Each ending of a story accompanied me to sleep so I remember who I am

我不怕真實的代價多昂貴
I’m not afraid of the price that I have to pay for being genuine
至少我堅持問心無愧
At least I stay true to myself
Woo Oh ~
喚醒我的眼淚
Awaken my tears

這是我的眼淚 我知道我不完美 Oh~
These are my tears, I know I’m not perfect
越是苦澀的焠鍊 越是來自心裡面 就越是滾燙熱烈
The hardest challenge is from deeper within
and it will burn most passionately

http://happyimages.net/wp-content/uploads/2014/09/quotes-for-girls-1.jpg

My Personal Blog (Inspired by Marshanda)

Baru aja aku buka dan lihat video Marshanda di wawancara di Just Alvin via youtube juga beberapa video lainnya dari dia yang dia post dari akun “The Unspoken” miliknya. Dan itu cukup membuka mataku akan banyak hal. Di satu sisi jujur aku melihat diriku di dalam dia. Cara dia memandang hidup dan sebagainya.

It’s really me actually. Dan itu juga menginspirasi untuk aku membuat tulisan blog ini.

Dia mengupload video-video dia di dunia maya itu cara dia untuk memperdengarkan apa yang dia tidak bisa utarakan.

Sebenarnya itu juga yang sekian lama aku lakukan. Mungkin banyak orang menggunakan dunia maya sebagai sarana berkomunikasi, berinteraksi atau sekedar sebagai tuntutan orang-orang masa kini atau di zaman modern. Mungkin istilahnya “Kalo kamu ga eksis dengan social media ini itu maka kamu istilahnya ‘ga gaul’..”

Tetapi, ga banyak orang tau bahwa juga ga sedikit orang yang menggunakan sebagai sarana mereka untuk didengar, untuk diterima atau lebih parahnya untuk sebagai pelarian dari yang namanya dunia nyata mereka yang seakan seperti living-hell.

Dan itulah yang aku lakukan untuk sekian lama tanpa aku sadari, bahwa aku menggunakan semua sarana di dunia maya untuk aku didengar, untuk aku diterima dan pada satu sisi sebagai pelarian dari buruknya kenyataan yang seakan aku rasakan dan alami di dunia nyata.

Selama ini ada orang-orang yang tertolak, tidak menerima kasih sebagaimana mereka harusnya dapatkan di rumah yang adalah seharusnya tempat di mana mereka tinggal bernaung dan memiliki rasa kasih dan rasa aman.

Dan mereka melakukan apapun supaya mereka diterima atau istilahnya “caper” atau cari perhatian.

Dan sadly, untuk sekian lama aku lakukan itu tanpa aku sadari. Apapun yang aku post itu perwujudan dari style “caper”-ku. Because, I long to accepted and I long to be loved.

Banyak orang ga sadari bahwa mereka stuck di dalam suatu maze dimana mereka ga seharusnya di situ tetapi bahwa mereka hanya butuh untuk diterima, di-acknowledge, dihargai, diberi perhatian dan dikasihi.

Tetapi, tentu ga semua orang capable to do that. Dan manusia itu ga sempurna dan kita ga bisa maksa orang untuk dapat mengerti sejauh yang kita mengerti dan memahami seperti apa yang kita mau mereka untuk pahami.

Dan pada suatu waktu aku  tiba di suatu posisi dan tempat dimana Marshanda ada yaitu memahami orang lain termasuk keluarga, sesama dan secara khusus orang tua bahwa mereka tetap manusia dan punya kekurangan mereka masing-masing.

You know, you know and you know and somehow it made you can’t blame it on others nor situation nor anything anymore. You just can’t.

It’s not their fault, it’s not anybody’s fault. Dan after all, hidup yang ga mudah ini yang membuat seseorang menjadi lebih dewasa.

Sekarang hudunganku dengan orang tua sudah baik, yang benar-benar cukup memberi efek adalah waktu aku masih kecil hingga SMA. Terutama kerenggangan hubungan ayah dan anak. Tidak adanya kasih seorang ayah, pelukan seorang ayah, sosok seorang ayah yang memuji aku ketika aku menang lomba, yang mengucapkan selamat malam sebelum aku tidur. Itu tidak pernah aku dapatkan. Tapi, papa sudah di surga dan aku tetap mengasihi dia in spite of all. Aku ga kepaitan, tapi aku tahu itu membentuk sesuatu yang di dalam secara kejiwaan dan ga ada yang tahu itu dan ga ada orang yang aku ijinkan untuk tahu.

Dan yang sudah terjadi biarlah terjadi. Sama seperti motto aku dengan bestfriendku dulu di SMA, “Let bygones be bygones” dan karena sekilas kedengarannya kayak “baigon” yang adalah merek obat nyamuk makanya kita ganti karena “baigon” itu terlalu mainstream. So, sempat kita ganti “Let Vape be Vape” :p

Balik lagi, so selama itu sudah menjadikan kita menjadi pribadi yang lebih baik, all is well after all.

Mungkin, di sarana ini aku jauh lebih bisa berekspresi lebih dari yang aku bisa ekspresikan di dunia nyata. And there’s nothing wrong with that.

Untuk orang-orang yang mengalami seperti kita, kita cuman mau diterima, dimengerti, dikasihi. Orang bisa menjadi seperti tipical tertentu karena banyak hal yang dia alami yang ga banyak orang tahu. Mereka hanya lihat dari sisi luar dan sisi luar itu banyak menipu. Just as simple as that.

Kadang orang bisa nge-judge tanpa mereka pernah mengerti pergumulan yang seseorang hadapi, masalah atau masa lalu yang orang pernah hadapi. Hargai dan sapa setiap orang dengan senyum dengan a simple “How are you?” Because, sometimes that’s all some people’s need. These people don’t need so much. Just love, caring, respect, accepted, acknowledged. Dekatin seseorang, karena mungkin mereka ga ngerti bagaimana untuk memulai pembicaraan. Bertemanlah dengan seseorang, karena mungkin dia tidak mengerti bagaimana caranya untuk berteman. People just need love after all.

Aku tahu masih banyak yang perlu “healed” di dalam diriku, tetapi one day aku pengen bisa “healed” people with my love. I really hope so.

Tetapi, seandainya Marshanda tau bahwa akan ada hal yang jauh lebih mengisi dari sekedar pencarian jati dirinya yang lebih baik, dari sekedar penerimaan orang lain, teman atau dirinya sendiri, dari sekedar kesuksesan, ketenaran, dari sekedar persahabatan, percintaan, dari sekedar kebahagiaan, kebebasan, maupun dari sekedar apapun good even the best that the world could offer.

There is one place that could only be filled by God. The Father’s love that removes all the insecurities, Christ Jesus’ forgiveness that enable us to forgive (the past, others and ourselves) and God Holy spirit’s power that make us love just as we love Him and ourselves because He first loves us.

If only Marshanda knew that it isn’t just about a quest of love and  journey of a better self because that will only be temporary, but something eternal that goes on to eternity. And that is to know Him and to know Him personally.

I pray that one day she could know Jesus and much more understand that it would all make sense.

Well, I can only pray.

Dan di satu sisi itu buat aku ngerti kalau seseorang sesungguhnya bisa datang dan percaya Tuhan itu sendiri anugerah, sama seperti kotbah Bpk. Gembalaku yang aku dengar di Bible Study di gerejaku bahwa Nuh di satu ayat di kitab Ibrani menyatakan “…dengan iman Nuh..” jadi Nuh dapat menuruti dan mengerjakan segala sesuatu itu sebenarnya Tuhanlah yang lebih dulu mengerjakan di hatinya.

Maka jika orang bisa datang ke Tuhan itu sesungguhnya anugerah jadi ga ada alasan untuk bermegah. Hanya bisa berdoa bahwa Tuhan yang terus memegang dan menjaga hati.

Dan dari apa yang Marshanda post dengan tulisan-tulisan di tumblr miliknya. Sebenarnya di lain sisi aku ngelihat diriku di dalamnya.

Because, for all these times I missed it. Aku sekian lama ga begitu “ngeh” dan mengerti bahwa selain hidup itu untuk mengasihi Tuhan dan sesama, kadang kita lupa mengasihi diri kita sendiri.

Mengorbankan diri kita untuk sesuatu yang foolish dan ga perlu untuk semata-mata diterima orang lain dan pada akhirnya kita melukai diri kita sendiri. Menolak diri kita sendiri dan tidak memaafkan kegagalan-kegagalan yang pernah kita lakukan. Melihat kekurangan-kekurangan kita yang membuat kita tidak melihat dan menhargai ciptaan Tuhan yang indah yaitu diri kita sendiri, yang membuat kita tidak bisa melihat betapa kasih Tuhan melebihi dari semua itu bahwa mengasihi kita apa adanya.

Kadang dengan segala keminderan, insecurities atau ketidakamanan di dalam diri yang masih perlu Tuhan bereskan membuat seseorang berhenti karena terlalu memikirkan apa yang orang lain pikirkan. Self-pity dan keminderan itu sebenarnya a hidden pride.

Dan di situlah sisi lain yang Tuhan ijinkan aku untuk lihat. Aku ngerti karena center-nya masih diri kita sendiri di mana it’s all about me, me and me. Itu adalah proses yang masih aku ingin Tuhan kerjakan di dalam diriku. Di mana sudah bukan lagi soal aku tetapi tentang Dia.

Dan aku ga tahu di posisi mana aku sekarang, tetapi setelah aku menyadari hal-hal yang masih perlu diperbaiki di dalam diriku, aku cuman berdoa bahwa Tuhan bakal aku ke sana di mana bukan lagi soal aku tetapi soal Dia.

Kadang aku ngerasa, it’s there something wrong in me? Why do I have think and feel stuff so deeply? No, ternyata aku ga perlu ngerasa aneh dengan itu. Because that’s just the way I am. Mungkin ada sisi melankolis yang ada, mungkin adalah efek dari segala yang aku pernah alami. I have to be a friend to myself stop to question with everything and stop be insecure.

I’m beautiful in my own way the way God had created me, there’s nothing to be ashamed of that.

Kadang kita diciptakan untuk menceritakan cerita yang kita alami, untuk menyanyikan nyanyi-nyanyian yang memang harus kita nyanyikan (Inspired from the song “Meant To Be – Steven Curtis Chapman”). Ga masalah kecil atau besarnya, atau berdampak atau tidak berdampaknya tetapi melakukannya dari hati.

Bener deh, I’m thankful untuk orang-orang seperti Marshanda. Bahwa aku ga sendiri. Bahwa ada orang-orang yang mengalami yang sama tetapi tetap berani menceritakan kisahnya, untuk tetap menjadi lebih baik setelahnya, tetap berani menginspirasi regardless of what people say, to simply just being herself. You inspired me in many ways.

So, this is it. I’m done with my past, I dumped it on the trash! There’s a new me. Because, God made all things new. (Yesaya 43:18-19 ; Isaiah 43:18-19)

This my personal short blog is for her, for me, for those who has and will continously overcome their past, their struggles, their weaknesses & be a better person by it. So, this is for the winners.. Cheers.

You Crave An Important Life

You Crave an Important Life

Your dream is to life a live a life that leaves a mark.
You’d like to have a mission or journey to complete, even if it takes years.
(Impianmu adalah untuk hidup dalam kehidupan yang meninggalkan bekas.
Anda ingin memiliki misi atau perjalanan untuk menyelesaikan, bahkan jika itu dibutuhkan bertahun-tahun.)

You want your life to be meaningful, and having a final goal brings you meaning.
You’d like to accomplish something big, if only to inspire others to believe it can be done.
(Kamu ingin hidupmu untuk bermakna, dan mempunyai tujuan akhir memberi kamu arti. Kamu ingin untuk mencapai sesuatu yang besar, hanya jika untuk menginspirasi orang lain untuk percaya bahwa hal itu dapat dikerjakan.

Gue banget..

The Meaning of Your Life is Legacy

   

The Meaning of Your Life is Legacy

You want to live the kind of life that will change the world. And you want to leave a bit of your influence behind.
(Kamu ingin menghidupi sebuah macam kehidupan yang akan mengubah dunia. Dan kamu ingin meninggalkan sedikit dari pengaruhmu di belakang.)

Whether you become a novelist, philanthropist, artist, or inventor, people will miss you when you’re gone.
(Entah kamu menjadi seorang novelis, filantropis, artis, atau inventor, orang-orang akan merindukanmu ketika kamu tidak ada.)

You want to serve both future and present generations. You feel like you’ve been blessed, and you want to share the wealth.
(Kamu ingin melayani baik generasi sekarang dan masa depan. Kamu merasa kamu sudah diberkati, dan kamu ingin membagikan kekayaan tersebut.)

You want to be remembered and celebrated. It may be a lofty goal, but you’re up for the task!
(Kamu ingin diingat dan dirayakan. Itu mungkin adalah sebuah tujuan yang mulia, tetapi kamu siap untuk tugas itu!)

 

Gue banget..